Bagaimana Produk Bisa Menjadi Trend?

Kadang tidak tidak tahu mengapa suatu produk bisa menjadi trend di masyarakat dan akhirnya jadi buruan banyak orang. Dampaknya pasti akan ke harganya yang mendadak melambung tinggi. Padahal sebelumnya barang tersebut biasa-biasa saja.

Kita ambil contoh salah satu tanaman yang saat ini sedang ngetren, Janda Bolong. Tanaman hias yang satu ini sekarang jadi trend dan harganya pun bisa mencapai puluhan juta. Padahal “Janda Bolong” ini sebelumnya ya seperti tanaman hias pada umumnya. Yang biasanya digunakan untuk tanaman hias indoor.

Tapi semenjak ngetrend, akhirnya banyak yang mencarinya dan jadi perbincangan.

Produk Bisa Menjadi Trend

Nah mengapa barang-barang atau apapun itu bisa jadi trend di masyarakat? Ada beberapa penyebabnya!

1. Ada Keunikan

Salah satu penyebabnya adalah sesuatu itu memiliki keunikan. Yang namanya unik pasti juga berbeda dengan yang lain. Keunikan inilah yang akhirnya jadi ‘nilai’ dan daya tarik banyak orang ketika melihatnya.

Meskipun pada awalnya memang dianggap biasa, tapi ketika sudah jadi perbincangan, keunikan itu mulai menjadi sesuatu yang mewah.

Di kasus tanaman hias “Janda Bolong” ini yang jadi keunikan adalah daunnya yang bolong-bolong. Tapi inilah yang akhirnya jadi nilai tersendiri buat tanaman ini.

2. Diperbincangkan

Suatu produk bisa menjadi trend itu bisa muncul secara organik atau bisa juga sudah ‘diatur’ oleh suatu individu/kelompok. Ya jangan kaget, apalagi di era sekarang ini yang mana informasi sangat mudah disebarluaskan melalui media sosial.

Dengan adanya perbincangan tentang barang tersebut secara massive dan terus di blowup, akhirnya menjadi trend.

Bisa saja ada sekelompok orang yang ingin menjadikan barang tersebut menjadi trend, biasanya kalau seperti ini motifnya adalah bisnis, cuan.

Jadi sebaiknya kalau ada sesuatu yang lagi trend, tidak usah gegabah buru-buru membeli dan ikut punya, apalagi kalau harganya sudah tak masuk akal.

3. Ada Pemantiknya

Kalau barang itu sudah unik, kemudian mulai diperbincangkan, kemudian dibuatlah pemantik yang membuatnya semakin jadi perbincangan. Misalnya barang A, sebelumnya dianggap biasa, orang beli pun harganya juga tak seberapa. Tapi akhirnya dibuat pemantik dengan informasi harganya bisa jutaan, misal.

Pemantik ini tidak harus soal harga, tetapi bisa banyak hal.

4. Semakin Langka

Nah karena banyak diperbincangkan akhirnya terciptalah pasar. Kemudian banyak orang yang mencarinya, permintaan pun meningkat tapi barang terbatas, akhirnya langka.

Kelangkaan di sini semakin membuat produk bisa menjadi trend.

Tapi langka di sini juga bisa by desain, sudah ada yang mengatur. Misalnya saja barang A, ternyata memiliki banyak varian. Ada orang yang memang sengaja mencari varian mana yang terbatas dan sulit ditemukan, kemudian itu yang akan dijadikan trend.

Pasti pernah kan denger suatu barang yang trend, ternyata itu langka, kemudian harganya sangat fantastis? Nah bisa saja itu sudah di atur.

Baca juga : Apa itu Internet Marketing? Dan Apa Manfaatnya Untuk Bisnis?

Di Indonesia untuk menjadi trending itu mudah, karena masyarakat Indonesia itu sangat konsumtif. Kalau ada yang lagi trend, langsung dibeli berapapun harganya asal punya uang. Tapi jeleknya, tidak bisa merawat. Jadi asal beli demi nuangin nafsunya saja.

Inilah yang jadi salah satu pasar tersendiri bagi orang-orang yang memang ingin menciptakan trend demi bisnis semata. Jadi suatu produk bisa menjadi trend itu bisa saja datang secara organik, bisa juga karena dibuat oleh seseorang.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *