9 Perusahaan Bisnis yang Menguntungkan Saat Virus Corona Menyerang

Perusahaan Bisnis yang Menguntungkan Saat Virus Corona Menyerang | Virus corona telah terdeteksi di Indonesia dan telah ditemukan banyak kasus. Salah satu dampak dari wabah yang mendunia ini adalah pemasalahan ekonomi yang menurun. Apakah masih ada bisnis yang menguntungkan saat virus corona menyerang seperti sekarang ini? Dilansir dari bbc.com, tampaknya ada beberapa perusahaan yang malah meraup keuntungan yang maksimal, di tengah kondisi pandemic corona atau covid-19 seperti saat ini.

Setelah wabah ini masuk ke Indonesia, dan menginfeksi hampir ratusan orang di dalamnya, aktifitas sebagian besar orang terpaksa harus dihentikan untuk sementara waktu. Mereka harus bekerja di rumah dan dianjurkan untuk memperhatikan kebersihan, menggunakan masker, hingga mencuci tangan dan menggunakan handsanitizer sebelum beraktifitas.

Barang-barang tersebut biasanya tidak terlalu dibutuhkan sebelum wabah ini menyerang, tetapi sekarang ini, benda-benda tersebut menjadi prioritas utama sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini.

Perusahaan Bisnis yang Menguntungkan Saat Virus Corona Menyerang

Perusahaan Bisnis yang Menguntungkan

Berkaitan dengan beberapa barang di atas, seperti masker dan hand sanitizer, tentunya di produksi oleh satu perusahaan khusus. Meningkatnya jumlah permintaan beberapa barang tersebut, membuat perusahaan terkait mendapatkan keuntungan yang maksimal. Dilansir dari bbc.com, berikut ini bisnis yang menguntungkan saat virus corona menyerang:

Inovio

Perusahaan ini diketahui mengalami peningkatan nilai saham dua kali lipat, setelah wabah corona menyerang global. Produk yang mereka produksi adalah Vaksin yang disebut INO- 4800.  

Modern

Perusahaan ini sahamnya naik hingga 42% sejak virus corona menyerang berbagai negara.  Produk Vaksin yang mereka produksi khusus untuk Amerika Serikat ini telah diuji klinis terhadap manusia.

Novavax

Perusahaan ini telah melaporkan adanya perkembangan riset dalam pencarian vaksin beberapa pecan lalu. Setelah produk vaksin mereka siap, saham mereka mengalami peningkatan sebesar 20%.

Baca juga : 5 Peluang Usaha Rempah-Rempah yang Menguntungkan

Regeneron Pharmaceuticals

Perusahaan farmasi ini juga mengembangkan produk khusus untuk penanganan virus corona. Saham mereka mengalami kenaikan sebesar 10%, bahkan merupakan salah satu perusahaan dengan indeks S&P 500 di Wall Street Amerika.

Top Glove

Sesuai dengan namanya, Perusahaan Top Glove ini memproduksi sarung tangan medis terbesar di dunia. Perusahaan ini juga mengalami penjualan yang terus meningkat.

K12

Beberapa negara yang menetapkan aturan lockdown, mewajibkan masyaraktnya untuk tinggal, bekerja dan belajar di rumah. Perusahaan lainnya yang diuntungkan dalam hal ini adalah K12. Perusahaan spesialis pendidikan daring untuk anak-anak ini juga mengalami kenaikan saham hingga 19% sejak wabah corona melanda beberapa negara di dunia.

Baca juga : 8 Hal yang Anda Butuhkan untuk Menjadi Pengusaha Fashion yang Sukses

Netflix

Siapa yang tidak tahu Netflix, situs streaming film ini juga merupakan salah satu perusahaan yang beruntung saat wabah corona seperti ini. Pasalnya, banyaknya orang yang memilih tinggal di rumah saja, menjadikan menonton adalah salah satu aktifitasnya saat ini. Akumulasi kenaikan saham Netflix hingga 15%.

Youtube

Youtube terbilang stabil, tidak mengalami lonjakan yang terlalu signifikan, namun tetap menjadi pilihan terbaik saat ini. Sebagian besar orang membutuhkan hiburan, terlebih di saat wabah corona melanda seperti ini.

Perusahaan Produksi Hand Sanitizer

Hand Sanitizer tentunya menjadi primadona produk yang paling laku di saat wabah corona melanda berbagai negara. Di Inggris misalnya, penjualan cairan pembersih tangan ini meningkat hingga 225% sejak bulan Februari lalu.

Baca juga : Peluang Bisnis Saffron di Indonesia, Manfaat dan Cara Budidayanya

Sebagian besar perusahaan mengalami penurunan penjualan yang drastis, saat virus corona atau Covid 19 ini melanda berbagai negara. Disamping itu, beberapa perusahaan penghasil produk kebersihan nyatanya masih bertahan, bahkan mendapatkan keuntungan yang maksimal. Bisnis yang menguntungkan memang tergantung dari permintaan produk yang diinginkan konsumen.

Baca Artikel Lainnya :


Ada pertanyaan? Silahkan tulis di kolom komentar!

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *