Perbedaan Customer dan Consumer, Serupa Tapi Tak Sama

Diterbitkan

Apa perbedaan customer dan consumer? Bukankah keduanya sama saja dalam dunia bisnis? Bagi kamu yang memiliki sebuah bisnis, panggilan untuk  pelanggan atau konsumen sepertinya sama saja ya.

Padahal, secara harfiah ternyata keduanya memiliki definisi yang berbeda. Meskipun begitu, peran mereka dalam bisnis kita sangat penting, terlebih dalam penjualan produk dan masa depan bisnis itu sendiri.

Customer dan consumer sama-sama berpengaruh dalam menentukan target pasar yang sesuai dengan bisnis kita. 

Lalu apa perbedaan di antara kedua istilah tersebut? Dan bagaimana peran mereka dalam menentukan target pasar di suatu bisnis? Berikut ulasan selengkapnya:

Pengertian Customer dan Consumer

Mari kita bahas secara harfiah pengertian dari customer dan consumer, sebelum kita mengetahui apa perbedaan customer dan consumer itu.

Perbedaan Customer dan Consumer

Customer (Pelanggan)

Secara harfiah, customer merupakan istilah dalam bahasa Inggris yang bila diartikan berdasarkan kamus Bahasa Inggris Oxford yaitu:

Suatu organisasi atau seseorang yang melakukan transaksi pembelian dari suatu bisnis atau sebuah toko. Pengertian lainnya adalah orang yang memiliki tipe tertentu.

Sementara menurut teori ekonomi, customer adalah pelanggan yang merupakan seorang individu atau kelompok rumah tangga yang membeli suatu jasa atau barang yang dihasilkan dalam perekonomian.

Dari kedua pengertian tersebut bisa disimpulkan bahwa customer itu pelanggan yang biasanya membeli barang atau jasa untuk dia pakai sendiri atau customer adalah pengguna akhir.

Consumer (Konsumen)

Consumer juga diambil dari istilah Bahasa Inggris yang artinya konsumen atau pemakai. Konsumen itu menggunakan barang dari hasil produksi. 

Hasil produksinya bisa bermacam-macam seperti produksi sepatu, makanan, pakaian dan lain sebagainya. Singkatnya, consumer ini adalah mereka yang memakai serta mengkonsumsi produk tersebut.

Disinilah kita bisa melihat perbedaan customer dan consumer, dimana konsumen itu hanya bisa mengkonsumsi saja, tapi belum tentu dia yang melakukan pembelian produknya.

Sebagai gambaran, Jika target pasar dari bisnis kamu adalah seorang balita atau bayi, maka yang menjadi customer atau pelanggannya adalah Ibu bayi tersebut. Sementara konsumen atau consumernya adalah si bayi.

Perbedaan Customer dan Consumer

Perbedaan customer dan consumer sebenarnya cukup mudah dipahami. Seperti telah diulas dalam contoh, Seorang Ibu dan Bayi bisa memiliki peran berbeda dalam pembelian produk. Ibunya menjadi pembeli atau customer dari produk tersebut, sementara bayinya menjadi pemakai produk tersebut secara berkelanjutan.

Meskipun memiliki perbedaan secara harfiah, namun dalam praktiknya, customer dan consumer ini memiliki peran yang tumpang tindih. Peran mereka bisa terjadi bersamaan.

Dalam suatu bisnis, pemasaran akan dilakukan secara maksimal agar bisa menghasilkan penjualan dengan baik. Perbedaan customer dan consumer ini malah akan dijadikan sebagai target pasar untuk melakukan pemasaran dengan lebih baik lagi.

Praktik pemasaran yang banyak dilakukan saat ini adalah menjadikan pihak konsumen (consumer) sebagai fokus mereka. 

Mereka akan membuat iklan semenarik mungkin bagi konsumen, namun yang melakukan pembelian nanti belum tentu si konsumennya langsung. Malah, si Pelanggan yang akan membelinya.

Contoh yang paling tepat untuk menggambarkan perbedaan customer dan consumer  tumpang tindih tersebut adalah pemasaran produk anak-anak. 

Dimana, anak-anak yang menjadi target pasar, tetapi orang tua merekalah yang menjadi pelanggannya dan melakukan pembelian untuk anak-anak mereka. 

Pentingnya mengenal Perbedaan Customer dan Consumer

Sebutan customer dan consumer itu ada pada bagian target pasar. Target pasar merupakan suatu kelompok customer dan consumer yang dijadikan sasaran oleh suatu perusahaan atau bisnis, dengan tujuan agar produknya dibeli. 

Dalam target pasar, kelompok-kelompok yang menjadi customer juga consumer ini akan dilayani berdasarkan rentang tertentu seperti karakter, umur hingga sifat. Jadi, tidak semua customer bisa dilayani.

Lalu apa pentingnya mengetahui perbedaan customer dan consumer ini? Agar kita dapat menentukan target pasar dengan tepat. Target pasar juga harus ditentukan sebelum kamu memulai bisnis. Berikut ini pentingnya menentukan target pasar, karena:

  • Dapat mengatur produk-produk yang dijual menjadi lebih baik
  • Dapat membuat gagasan pemasaran dengan jelas
  • Dapat membandingkan kesempatan baru di pasar
  • Dapat membuat kelompok budget dengan lebih cepat
  • Mampu menciptakan daya tarik bagi bidang pemasaran
  • Bisnis dan perusahaannya akan berada di posisi yang lebih baik lagi

Contoh Target Pasar Customer dan Consumer

Agar kita lebih memahami bagaimana perbedaan customer dan consumer, kita harus bisa menentukan target pasar dengan detail dan tepat. Berikut ini contoh target pasar yang cukup mudah untuk dipahami:

  • Tentukan produk yang dijual, misalnya kamu jualan online pakaian fashion wanita
  • Tentukan  target lokasi, misalnya lokasi yang bakalan ramai pembeli itu adalah kota-kota besar yang kurir-kurir bisa menjangkaunya
  • Tentukan target demografi, misalnya produk ini dijual untuk para Wanita di rentang usia 15- 35 tahunan, dengan pendapatan di atas Rp 3 jutaan per bulannya
  • Tentukan juga karakter Psikologisnya, seperti para pengguna internet dan yang mengikuti tren masa kini

Sekarang, kita tidak perlu bingung lagi dalam membedakan customer yang merupakan pelanggan yang membeli produk, dengan consumer yang merupakan konsumen atau pemakai dari produk kita. 

Dengan mengetahui perbedaan customer dan consumer, kita juga akan lebih mudah dalam menentukan target pasar sebelum benar-benar memulai bisnis yang kita inginkan.

Baca Artikel Lainnya :

Tinggalkan komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.